As-Sabiqunal Awwalun :SAIYIDINA ABU BAKAR AS-SIDDIQ R.A.

30 June 2011

Dialah yang dijuluki ash-Shiddiq,'Abdullah bin Abu Quhafah Teman Rasulullah saw,ketika hijrah,yang berdua-duaan dengan beliau ketika berada dalam gua.Dia mengorbankan semua harta bendanya di jalan Allah.Menyerahkan jiwa raganya kepada Allah dan Rasul-Nya.Tidak pernah mengatakan,"Tidak"dan tidak pernah bertanya"kenapa?"kepada Rasulullah saw.Tetap tegar ketika banyak sahabat gundah mendengar berita wafatnya Rasulullah.Dia adalah teman setia Rasulullah saw.didunia dan akhirat.Dia adalah lelaki dewasa pertama masuk Islam.penyeru ke jalan Allah.Ada lima orang yang memeluk Islam dan dijamin masuk syurga berkat bimbingannya.Khalifah pertama setelah Rasulullah saw.wafat.


Sabda Rasulullah Saw.tentang Abu Bakar r.a.."Seandainya aku boleh memilih seorang kekasih selain Allah,aku pasti memilih Abu Bakar sebagai teman setia.Namun,Allah telah menjadikannya sebagai saudara dan kekasih dalam Islam."
Perkataan 'Umar r.a. tentang Abu Bakar"Abu Bakar adalah penghulu kami.Dia juga memerdekakan penghulu kami,iaitu Bilal bin Rabah."
"Aku lebih suka mati daripada harus memerangi satu kaum yang di dalamnya ada Abu Bakar."
Ibnu 'Umar r.a. berkata,"Pada masa Rasulullah Saw,kami memilih orang-orang terbaik,maka terpilihlah Abu Bakar,kemudian 'Umar bin Khaththab,dan 'Uthsman bin 'Affan.Semoga mereka diredhai Allah."





Saudaraku,Malulah Kepada Allah

Zubair meriwayatkan bahawa Abu Bakar r.a. berkata,"Saudaraku,malulah kepada Allah! Demi zat yang kehidupanku ada dalam genggaman-Nya,ketika aku buang hajat di tempat terbuka,aku menutupi kepalaku dengan rapat kerana malu kepada Allah."(Ibnu Syaibah)

'Amru bin Dinar meriwayatkan bahawa Abu Bakar r.a. berkata,"Malulah kepada Allah! Sungguh,ketika buang hajat,aku pasti  bersandar ke dinding kerana malu kepada Allah."


Mati Lebih Mudah Daripada Hidup

Sufyan bin 'Uyaynah meriwayatkan bahawa setiap kali Abu Bakar r.a. mendatangi orang yang mendapat musibah,dia berkata,"Orang yang dijenguk bukanlah orang yang mendapat musibah.Orang yang meratapi kematian tidak mendapat keuntungan apa-apa.Dibanding kehidupan ini,kematian adalah persoalan ringan.Tapi,dibanding kehidupan selanjutnya,kematian adalah persoalan berat.Ingatlah,ketika kalian kehilangan Rasulullah Saw!Semoga musibah yang kalian hadapi terasa ringan,namun Allah menyiapkan pahala yang besar untuk kalian."(Ibnu 'Asakir)


Nasihat Abu Bakar Kepada Pasukannya

Abu 'Umar al-Juni meriwayatkan bahawa Abu Bakar mengutus pasukan ke Syam di bawah pimpinan Yazid bin Abu Sufyan.Abu Bakar berpesan,"Ada sepuluh pesan untukmu.Jangan membunuh perempuan,anak-anak,orang tua.Jangan menebang pohon yang sedang berbuah,jangan merobohkan bangunan,jangan membunuh kambing dan unta kecuali untuk dimakan,jangan menebang atau membakar pohon kurma,jangan berkhianat dan menjadi pengecut."(Baihaqi)

Pesan Abu Bakar Untuk Melindungi Keluarga Nabi
Ibnu'Umar meriwayatkan Abu Bakar berkata."Lindungilah keluarga Rasulullah Saw!"(Bukhari)


Pemimpin Baik,Rakyat Sejahtera

Abu Qais bin Abu Hazim meriwayatkan bahawa Abu Bakar mendatangi seorang perempuan suku Ahmas bernama Zainab.Abu Bakar mendapati perempuan itu tidak mahu berbicara,lalu Abu Bakar bertanya kepada orang di sekitarnya,"Kenapa dia tidak mahu berbicara.?"

"Dia sedang mogok bicara."Jawab mereka.
"Berbicaralah!Ini tidak benar.Ini adalah perbuatan yang biasa dilakukan orang Jahiliah,"Kata Abu Bakar kepada Zainab.

"Anda Siapa?"Zainab balik bertanya.
"Aku adalah orang Muhajirin."
"Orang Muhajirin yang mana?"
"Yang berasal dari Suku Quraisy."
"Quraisy yang mana?"
"Pertanyaanmu terlalu banyak,aku ini Abu Bakar."
"Sampai kapan ketenteraman ini akan berlanjutan setelah diselamatkan oleh Allah dari masa Jahiliah?"
"Kalian akan tetap sejahtera selama pemimpin kalian masih istiqamah."
"Siapa pemimpin itu?"
"Bukankah dalam kaummu ada orang yang dihormati dan perintahnya selalu diikuti kaumnya?"
"Ya,ada."
"Merekalah yang aku maksudkan."(Bukhari)


Yang Soleh Habis Perlahan-Lahan

Abu Bakar r.a. berkata."Orang-orang saleh itu akan dicabut satu persatu,sehingga manusia hanya tinggal yang fasik saja,seperti serbuk kurma dan gandum.Allah sudah tidak peduli lagi terhadap mereka."(Ahmad)


Nikmatnya Menjadi Burung

Mu'adz bin Jabal meriwayatkan bahawa Abu Bakar memasuki tempat buang hajat dibawah pohon.Dia menghela nafas sambil melihat ke atas,kemudian berkata,"Beruntunglah engkau,wahai burung.Engkau makan buah-buahan yang dihasilkan oelh pohon ini,berlindung dibawahnya,dan pergi tanpa dihisab.Alangkah beruntungnya bila aku sepertimu."


Jadikan Aku Lebih Baik Dari Praduga Mereka

Al-Ashma'i meriwayatkan,setiap kali dipuji.Abu Bakar berkata,"Ya Allah,Engkau Mahatahu tentang diriku.Dan,aku lebih tahu tentang diriku daripada mereka.Ya Allah,jadikanlah aku lebih baik dari praduga mereka!Ampunilah aku dari segala yang tidak mereka ketahui!Jangan seksa aku dengan segala yang mereka katakan!""
Abu Bakar juga pernah berkata,"Aku ingin menjadi sehelai rambut yang tumbuh di badan seorang Mukmin."(Ahmad)
Dia juga berkata,"Aku ingin seperti sayur yang dimakan oleh serangga.
"


Jangan Putus Asa

Tsabit al-Bannani meriwayatkan bahawa Abu Bakar pernah melantunkan syair berikut:

Seseorang selalu ingin mati hingga kematian menjemputnya
Seorang pemuda terkadang berharap mati,
tapi yang mati justru orang lain.


Hanya Allah Doktorku

Ketika Abu Bakar sedang sakit,dia bertanya,"Bagaimana jika Anda dirawat oleh seorang doktor?"
"Dia telah melihat dan memeriksaku,"jawab Abu Bakar.
"Apa kata doktor itu?"
"Sang doktor berkata,"Aku pasti melakukan apa saja yang aku kehendaki.""


Sebenarnya Kalian Mencaci Diri Sendiri

Seorang lelaki berkata kepada Abu Bakar,"Sumpah,aku akan mencaci maki Anda hingga cacian itu mengikuti Anda ke dalam kubur."
Abu Bakar berkata,"Sebaliknya,cacian itu akan selalu bersamamu,tidak mungkin masuk kubur bersamaku."


Hamba Pilihan Allah

Abu Bakar r.a. berkata,"Orang yang memilih empat hal berikut adalah hamba pilihan Allah:bergembira ketika melihat orang bertaubat:memintakan ampun kepada orang yang berdosa:mendoakan orang yang berhutang:dan menolong orang untuk berbuat baik."


Solat Penebus Neraka

Setiap waktu shalat tiba,Abu Bakar r.a. berkata,"Berdiri dan padamkan api yang kalian nyalakan itu!"Maksudnya adalah,laksanakanlah Shalat untuk menghapuskan dosa-dosa yang dapat menyebabkan masuk ke dalam api neraka-sebagaimana firman Allah Swt..

"Dan dirikanlah solat itu pada kedua tepi siang(pagi dan petang) dan pada permulaan malam.Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan(dosa)perbuatan-perbuatan yang buruk.Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat."(QA.Hud[11]:114)


Pesan Abu Bakar Kepada Khalid Bin Al-Walid

Abu Bakar berpesan kepada Khalid bin al-Walid yang telah memimpin beberapa kali pertempuran  ,"Perbanyakkanlah bekal dan carilah penunjuk jalan!Jika utusan musuh mendatangimu,laranglah prajuritmu berbicara dengan mereka,sehingga utusan itu pergi tanpa mendapatkan informasi apa pun tentang dirimu.Selain itu,jangan banyak berbicara,kerana kunci kemenangan berasal dari ucapanmu.Jauhkan tempatmu dari tempat prajurit.kerana tempat tinggal yang berdekatan prajurit mempermudahkan mata-mata musuh mengintaimu.Jangan pernah membunuh musuh kerana benci dan marah,kerana hal itu dapat mencerai-beraikan kekuatanmu!"


Manusia Yang Paling Sengsara

Abu Bakar r.a. berkata,"Manusia yang paling sengsara adalah para raja.Dia melihat setiap orang yang mendatanginya sebagai budak."Lalu Abu Bakar berpesan,"Mereka itu gegabah dan zalim.Tahukah kalian,setiap raja yang berkuasa itu ajalnya menjadi pendek?Dia selalu dihantui oleh rasa takut dan sedih berkepanjangan.Dalam pandangannya sendiri,dia telah berbuat banyak,padahal rakyat menganggapnya masih kurang bijaksana dan kurang adil.Dia selalu merasa kurang,padahal kekayaannya sudah bertumpuk."


Jangan Bercerai Berai

Abu Bakar r.a. berkata,"Di mana orang-orang yang kalian kenal?Ayah,anak,saudara,dan kerabat kalian?Mereka telah mendapatkan segala yang pernah mereka lakukan.Setelah mati,mereka pasti bertemu dengan kesengsaraan atau kebahagiaan.
Saudaraku! Ketahuilah,Allah hanya memberi kebaikan dan menghindarkan dari kejahatan bagi orang yang taat  dan mengikuti semua perintah-Nya.Jika kalian ingin selamat di dunia dan akhirat,maka dengar,patuh,dan taatlah kepada-Nya,dan jangan pula bercerai berai.Bercerai-berai hanya akan memporak-porandakan tujuan kalian.Bersatulah dalam menjalankan perintah Allah!"


Pesan Abu Bakar Kepada 'Umar bin Khaththab

Abu Bakar r.a. pernah berpesan kepada 'Umar bin Khaththab r.a. "Umar,setelah aku wafat,nanti,aku menjadikanmu sebagai penggantiku.Pesanku:selalu bertaqwalah kepada Allah!

Ketika Allah menerima amal malam hari,Dia tidak akan menerima amal tersebut pada siang hari.Dan,ketika Allah menerima ajal siang hari,Dia tidak akan menerima amal itu di malam hari.Allah tidak mungkin menerima amal yang sunah jika yang fardhu belum ditunaikan.

Beratnya  timbangan samal seseorang pada Hari Kiamat kerana banyak dan baiknya ibadah di dunia.Sungguh,timbangan amal menjadi berat kerana dibebani amal baik.Dan ringannya timbangan amal seseorang pada Hari Kiamat kerana kejahatannya yang banyak di dunia.Sungguh,timbangan yang hanya dibebani amal jahat menjadi ringan.

Allah Swt.telah menyebut-nyebut penduduk syurga dengan menyebut-nyebut amal baik mereka dan mengampuni dosa mereka.Sungguh,aku ingin seperti mereka.Dan Allah menyebut-nyebut penghuni neraka dengan menyebut-nyebut kejahatan mereka sekalipun tidak mengingkari kebaikan mereka.Sungguh,aku tidak ingin seperti mereka.

Allah Swt,menyebutkan keadilan bermasaan dengan ayat-ayat rahmat.Tentunya,agar seseorang mengharap rahmat-Nya,takut terhadap seksaan-Nya,hanya menginginkan kebenaran dari-Nya,dan tidak  mencelakakan dirinya sendiri.

Umar,jika engkau menerima pesanku ini,maka jangan sampai sesuatu yang semu lebih engkau cintai daripada kematian.Kematian itu pasti mendatangimu.Jika engkau tidak mengindahkan pesanku ini,maka jangan sampai sesuatu yang semu itu lebih engkau benci daripada kematian.Sementara engkau tidak mungkin mampu menolak keputusan Allah."

Sumber : Humansky (Perintis HQ)

p/s: Marilah kita sama2 mencari redha Allah dengan Nasihat menasihati antara satu sama lain...

0 comments: